Senin, Januari 21, 2008

False Paradigm



Beberapa bulan di tanah eropa, ada beberapa hal yang 'asyik' untuk dilihat. Menurut pendapat saya, upah tenaga kerja disini mungkin mahal, selain itu pemberi kerja mungkin memilih menyimpan uangnya demi kepentingan lain sehingga efisiensi sangat diperhatikan disini.
Ada beberapa hal yang mungkin untuk diterapkan di Indonesia masih jauh tingkat implementasinya, mengingat masih banyak tenaga kerja di Indonesia dari level pendidikan dasar hingga perguruan tinggi yang masih menganggur. Contoh sederhana masalah parkir. Di tengah mahalnya dan dibutuhkannya efisiensi dan mungkin juga untuk mencegah korupsi, alat pembayaran parkir otomatis diterapkan disini, seperti gambar di samping ini. Dan, bukan skeptis jika hal ini diterapkan di Indonesia, namun kemana nantinya para tukang parkir yang selama ini bekerja menghidupi diri dan keluarganya mencari rizqi untuk keperluan sehari-hari? sebuah rencana yang perlu diimbangi dengan perhitungan bukan cost and benefit tetapi perhitungan untuk tetap menghidupi informal sektor.......

Lain pula jika gambar disebelah ini diterapkan pula di Indonesia. Untuk efisiensi, maka sangat tepat jika pemerintah setempat membuat tempat sampah yang sekali angkut. Apalagi jika mengingat kecepatan sampah menumpuk dalam sehari, maka cara berikut sangat menguntungkan para pekerja pengangkut sampah yang bekerja dari pagi hingga malam. Bagaimana jika diterapkan di Indonesia? takuntnya malah plastiknya ilang dulu sebelum penuh bosss........ Nah menurut saya metode pengumpulan sampah di Indonesia sudah cukup baik dalam hal penyerapan tenaga kerja, namun untuk pemrosesan ulang-nya perlu dipikirkan lebih lanjut.....